facebook KLIK PANGKAH UNTUK TUTUP Button Close
loading...

Larangan dan Bahaya Memutus Silaturahim



Allah SWT telah memerintahkan kita semua untuk selalu menjaga hubungan dengan kerabat dan keluarga kita. Jalinan silaturahmi sangat penting dalam kehidupan ini, apalagi mengingat manusia adalah makhluk sosial sehingga hubungan antar manusia sangat dibutuhkan, terutama hubungan antar keluarga.

Selain itu, dengan menjalin silaturahmi maka kita akan mendapatkan pahala dari Allah. Karena menjaga silaturahmi adalah salah satu perinta Allah, dan apabila ada seseorang yang memutuskan hubungan silaturami maka ia telah melakukan dosa yang sangat besar.
Larangan dan Bahaya Memutus Silaturahmi

Untuk itu, Allah dan Rasulullah melarang kita untuk saling bermusuhan, menyakiti perasaan orang lain dan hal lain yang menyebabkan putusnya tali persaudaraan. Allah melarang kita untuk memutuskan hubungan silaturahmi dan Rasulullah telah menggambarkan bahaya dari memutuskan silaturahmi.

Allah SWT befirman:

"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." [QS. An-Nisa ayat 1]

Sangat jelas perintah Allah kepada kita untuk menjaga hubungan silaturahmi, dan barangsiapa yang memutuskan tali silaturahmi maka adzab Allah telah menantinya di akhirat. Bahkan Rasulullah sendiri bersabda,

"Tidaklah bisa masuk surga orang yang memutuskan hubungan tali silaturahmi." [HR. Bukhari dan Muslim]

Orang-orang yang memutuskan silaturhami dan berbuat sombong maka ia akan mendapatkan neraka sebagai tempat kembalinya. Maka sebaiknya, orang yang seperti itu harus segera bertaubat agar terhindar dari siksa yang pedih kelak.

Rasulullah bersabda,

"Sambunglah kerabatmu walau hanya dengan salam." [HR. Ath-Thabrani]

Oleh karena itu, hendaklah selalu menjaga tali silaturahmi agar Allah selalu melimpahkan rahmat kepada kita kelak di akhirat dan menuntun kita ke surga dan menghindarkan kita dari neraka.

Namun, jika ada orang yang bersedekah kepada orang lain sedangkan salah seorang kerabatnya ada yang hidup dalam kekurangan maka Allah tidak akan menerima pahala orang tersebut dan amalnya hanya akan sia-sisa saja.

Untuk itu, dalam bersedekah sebaiknya kita lebih memperhatikan keluarga kita terlebih dahulu sebelum memperhatikan orang lain. Karena dengan seperti itu, silaturahmi akan tetap terjaga.

SUMBER ASAL

loading...
Larangan dan Bahaya Memutus Silaturahim Larangan dan Bahaya Memutus Silaturahim Reviewed by Nur Fadah on 4:22 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.